Showing posts with label refreshing dari kuliah. Show all posts
Showing posts with label refreshing dari kuliah. Show all posts

Monday, 30 June 2014

Book Review : Aturlah Uangmu Sebelum Dia Mengaturmu


Buku berjudul "Aturlah Uangmu Sebelum Dia Mengaturmu" ini menjadi buku pertama yang saya review di bulan Ramadhan. Tadinya pengen review buku yang ada nuansa religinya, buku keagamaan gitu yang sudah saya baca tentunya. Tapi tangan ini rasanya ngebet banget pengen review buku yang satu ini. Saya suka sekali dengan konten buku ini dan saya rasa saran-saran perihal keuangan yang ada di buku ini cukup sederhana dan efektif untuk dilaksanakan. Setidaknya itu yang saya rasakan setelah melakukan saran-saran yang terdapat dalam buku ini. Apalagi selama puasa dan menjelang lebaran pasti banyak harga yang mendadak naik. Naiknya harga bahan makanan sudah pasti bikin harga makanan juga naik. Baru juga puasa hari kedua, udah ada beberapa yang ngajakin bukber. Bukber juga kan butuh dana karena makan di luar rumah. Selain itu, ada target acara yang ingin saya hadiri bulan agustus nanti dan butuh biaya yang lumayan tinggi buat saya yaitu AFA ID di Jakarta Convention Center alias JCC. Jadi ya harus bisa mengatur keuangan dengan baik.

Sebenarnya saya ini bukan orang yang tertarik dengan dunia ekonomi. Tetapi saya juga nggak bisa mengelak kalau kehidupan kita ini nggak bisa lepas dari yang namanya ekonomi terutama yang berkaitan dengan keuangan. Entah kenapa sejak pertama kali lihat buku ini saya langsung tertarik *sekaligus kesindir >,< *. Saya sadar, saya ini orangnya boros dan cenderung nggak bisa mengatur keuangan. Padahal kudu bisa banget kan apalagi perempuan yang di masa depan nanti jadi penentu keuangan keluarga juga. Atas dasar kesadaran itulah *sekaligus kesindir juga*, akhirnya saya beli buku ini.

Kira-kira beginilah tampilan buku tersebut


Ini tampilan covernya. Saya suka. Simple dan menarik.

Seperti inilah tampilan isi bukunya. Kata-kata "Jangan Tergiur Diskon" ini beneran jleb banget buat saya.

Di belakangnya ada spoiler tentang pokok-pokok bahasan buku.

Identitas bukunya ini

Judul Buku : Aturlah Uangmu Sebelum Dia Mengaturmu
Karya : Maskur Anhari
Penerbit : Notebook
Cetakan : Cetakan I, 2014
Tebal : 184 lembar
Harga : Rp. 35.500 (Harganya segini waktu saya beli di Gramedia)

Di bab awal, pembaca diberi brainstorming mengenai perbedaan antara ngirit dan pelit. Sepele memang, tapi penting banget. Dari bab ini saya paham bahwa irit itu bisa mengatur keuangan dengan memenuhi kebutuhan dan nggak menyiksa diri. Inget ya, nggak menyiksa diri. Misalnya gara-gara ngirit kita bela-belain nggak makan seharian sampe badan lemes lalu sakit. Ya nggak gitu juga. Itu mah pelit namanya. Jadi irit tuh lebih ke mengganti sesuatu yang kita suka yang harganya tinggi ke sesuatu yang kita suka juga tapi harganya lebih miring dan kualitas tetap diperhatikan gitu.

Setelah itu, pembahasan selanjutnya mengenai pengaturan keuangan. Pengaturan keuangan ini menekankan banget supaya uang yang kita punya itu bisa kita tabung buat masa depan baik yang direncanakan maupun tidak terduga. Yang namanya manusia pasti banyak pengennya. Kalo saya pribadi ya pengen koleksi wig karakter lah, beli kostum cosplay lah, beli kain buat bikin baju sendiri, pengen koleksi novel terjemahan. pengen koleksi novel fiksi ilmiah sama fantasi, pengen koleksi buku yang isinya english, banyak kan? Nah, kalo nggak diatur baik-baik kita jadi boros juga kan? waduuhh.

Terus dibahas juga mengenai pentingnya berinvestasi. Nah ini nih yang kadang saya lupakan juga kalau saya udah terima uang beasiswa yang saya punya. Belanja aja sampe nggak sadar uang saya abis. Pola inilah yang  harus saya ubah 360 derajat sebab potensi boros akutnya besar sekali. Waduhh bahayaa. Investasi yang paling bikin saya tertarik ya investasi emas yang nilai inflasinya 0. Maksud dari nilai investasi 0 tuh gini. Kita beli domba tahun ini misalnya 1 juta. Terus kita investasi emas senilai 1 juta rupiah juga. Lima tahun kemudian harga domba jadi dua kali lipatnya yaitu 2 juta. Nah, kalau emasnya kita jual, nilainya akan tetap senilai satu domba itu, dua juta. Enak kan kalo kayak gitu. Kita nggak perlu khawatir investasi kita naik turun karena inflasi yang nggak stabil. 

Selain investasi, pembaca juga disarankan untuk punya sumber keuangan cadangan seperti usaha sampingan. Bisa jualan keripik terus titip di warung-warung, ikutan MLM alias multi level marketing misalnya buat yang mahasiswa seperti saya. Untuk sumber keuangan cadangan masa depan yang membuat saya cukup tertarik adalah usaha membuat kos-kosan. Yep, kos-kosan! Modal awalnya memang besar, harus menyediakan rumah. Tapi kan enak uangnya ngalir terus tiap bulan kalo yang kos di kita betah dan fasilitas yang disediakan memadai. Maka dari itu saya harus nabung dari sekarang buat ini.

Sebelum pembaca dikasih materi tentang utang piutang, yang dibahas adalah strategi buat menabung. Di buku ini dikasih contoh simple yang mudah dipahami juga soal gimana sih menabung yang baik itu. Tetapi tetep ya gimana pun strategi kita mengelola keuangan termasuk menabung ini, kalau nggak disiplin ya gagal terus strateginya. Kuncinya ada di disiplin dan konsisten. Saya sendiri mengalami kesulitan juga sebenarnya menerapkan strategi keuangan ini. Contoh sederhananya yang saya lakukan seperti ini. Dalam satu minggu kan kuliah tatap muka itu hanya empat hari saja. Jarak saya ke kampus sekitar 1,5 km dan jalur kendaraan umum dari rumah saya tuh tanggung banget. Jadi kalo saya berangkat, jalan kaki dulu ke jalur angkot yang menuju kampus. Turunnya pun nggak pas depan kampus jadi harus jalan kaki lagi atau naik angkot lagi. Rempong kan? Kalau jalan kaki setelah naik angkot itu rasanya suka puyeng dan enek. Nggak tau kenapa. Kalau naik angkot lagi jadi boros di ongkos. Akhirnya saya putuskan untuk jalan kaki saja kalau kuliahnya pagi. Selain badan sehat, jalan kaki itu menyenangkan. Sepanjang jalan ada aja orang yang nyapa kita. Saya seneng kalau kayak gitu. Strategi lain menghindari penggunaan angkot itu janjian sama pacar berangkat kuliah. Bukan berarti saya dianter-jemput tiap hari sama pacar, itu sih malah pacar saya jadi ojek dong. Tapi liat jadwal kuliah kita (saya dan pacar saya beda kampus tapi sejalur). Kalau jam berangkatnya bareng, misalnya sama-sama hari senin jam 10, berangkat barenglah kita. Kalau jam pulangnya bareng, ya pulang barenglah. Kalau jam pulangnya beda tetep masing-masing. Nah, kalau setelah kuliah saya cape dan nggak kuat jalan kaki sampai rumah, baru lah saya naik angkot. Kalau kuat ya jalan kaki juga sampai rumah. Setelah saya lakukan strategi ini ternyata hasilnya cukup memuaskan. Dalam empat hari saya bisa berhemat 20ribu sampai 30ribu. Lumayan banget kan?

Nah, baru deh pembaca diajak mengatasi perihal keuangan yang berkaitan dengan utang piutang. Saya juga punya beberapa utang dan sebelum-sebelumnya selalu bingung mengatasinya bagaimana. Buku ini punya masukan-masukan yang efektif menurut saya untuk menuntaskan utang itu. Selain itu juga dibahas gimana sikap kita selanjutnya kalau utang sudah lunas dan niat utang lagi. Banyak yang harus dipikirkan memang. Intinya kalo ngutang jangan seenak jidat tapi minimal pikirin juga buat ngebayarnya gimana gitu. Harus disiplin juga buat bayar utang. Uang tabungan nggak boleh keganggu utang. Ini masih agak sulit saya lakukan tapi saya akan terus berusaha supaya uang tabungan tetap utuh dan punya jatah sendiri.

Penjelasan di bukunya ini menurut saya lengkap dan padat. Ini yang jadi nilai plus banget dari saya buat buku ini selain tampilan dan judul yang menarik. Minusnya ada sih, suka ada salah ketik yang nggak keedit tapi saya sih selow aja, udah biasa sama buku yang ada salah ketiknya meski lumayan banyak. Yang penting isinya bermanfaat.

Rating dari saya 4.5 dari 5 bintang

Recommended? Tentu saja, sangat recommended :D


Sunday, 29 June 2014

New Target Buat My Lovely Blog :D

Menyambut bulan ramadhan ini saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa untuk teman-teman semua yang menjalankan :D Jangan lupa target-target ramadhannya dipenuhi ya supaya pahala yang kita dapatkan berkah dan buanyaakkk. Hehehe.

Ngomong-ngomong soal Ramadhan, sudah pasti setiap orang punya target ibadah masing-masing. Kebanyakan memiliki target untuk bisa khatam Al-Quran di bulan Ramadhan ini. Saya termasuk salah satunya dan saya harap masa berhalangan saya saat Ramadhan tidak mengganggu target saya yang satu itu. Aamiin.

Berawal dari beres-beres folder di komputer, saya pikir banyak sekali file-file tugas yang berserakan di luar folder. Kemarin-kemarin sempat sibuk sehingga file-file tersebut belum sempat saya bereskan dan tata rapi dalam folder-folder. Setelah tertata rapi, saya punya ide untuk membuat target akademis dan literasi.

Apa itu target akademis?
Target akademis yang saya maksudkan disini adalah target-target yang berkaitan dengan kehidupan kuliah saya dan memanfaatkan keberadaan blog ini sebagai media posting tulisan saya.

Target akademis
Posting semua file makalah, resume, artikel, dan sebagainya yang telah saya buat minimal dalam satu periode semester sebelumnya yaitu selama semester 4. Sebenarnya ada beberapa file tugas juga dari semester tiga yang belum sempat saya posting dan akan saya usahakan untuk posting di blog ini. Alasan saya membuat target ini adalah beberapa mata kuliah yang saya kontrak rupanya memiliki referensi yang sangat terbatas. Saya sendiri juga membuat makalah untuk mata kuliah yang langka berdasarkan diskusi dengan teman-teman dan dosen dengan tetap mengacu pada buku yang ada meskipun hanya satu atau artikel di internet yang sangat terbatas. Tidak jarang juga saya datangi guru saya ketika SD untuk memahami suatu materi untuk memenuhi rasa ingin tahu saya untuk materi-materi atau mata kuliah yang berbasis praktek seperti micro teaching. Selain alasan tersebut, alasan lainnya adalah bahwa postingan saya di blog ini yang memiliki banyak pemirsa adalah materi perkuliahan. Saya senang sekali hari ini blog saya sudah dilihat oleh lebih dari 17000 orang padahal jarang saya buka. Postingan pertama yang paling sering dibuka adalah review make up eyeshadow viva dan yang kedua dan seterusnya adalah materi-materi kuliah. Jadi ini adalah kesempatan yang bagus buat meningkatkan pemirsa blog saya sekaligus berbagi ilmu dengan para pembaca.

Selanjutnya target literasi. Apa itu target literasi?
Target literasi yang saya maksudkan disini adalah target-target yang berkaitan dengan literasi tentunya. Baik yang serius banget maupun yang imajinatif (maksudnya lebih mengarah ke sastra gitu)

Target literasi pertama
Baca buku minimal tiga buku dalam satu minggu dan buat reviewnya di blog ini. Buku yang dibaca bisa buku yang berkaitan dengan kuliah, novel, sastra, dan sebagainya. Pokoknya baca buku. Penting sekali untuk membaca buku. Sudah sering kita dengar bahwa buku adalah jendela dunia. Dengan membaca kita bisa menambah pengetahuan. Yang saya rasakan pula, membaca memberikan stimulus kepada kita salah satunya dan yang terpenting yaitu menulis. Tulisan kita mencerminkan siapa kita dan tulisan kita mencerminkan buku seperti apa saja yang pernah kita baca.

Target literasi kedua
Buat cerpen minimal satu cerpen satu minggu. Agak berat sebenarnya target ini sebab saya mulai sangat malas menulis cerpen dan ada keparnoan-keparnoan sebagai sebab dari sugesti yang berlebihan. Saya paling suka menulis cerpen yang sad ending atau gantung dan saya takut kejadian yang saya tulis dalam cerpen malah kejadian di kehidupan nyata. Pernah ada yang mengatakan bahwa kata-kata adalah doa. Mungkin ini adalah bukti dari kata-kata tersebut ya? Tapi saya akan berusaha sebaik-baiknya supaya bisa meluluskan target ini selama ramadhan. Kalau tidak saya targetkan, kapan saya akan menulis cerpen lagi? Masa saya nggak nulis cerpen sama sekali sih? Nggak mau lah.

Target literasi ketiga
Baca puisi-puisi penyair. Satu minggu konsisten membaca karya satu penyair. Sampai sekarang penyair favorit saya adalah Sapardi Djoko Darmono dan Soe Hok Gie. Target ini saya buat karena saya ingin out of the box mengeksplor lebih banyak karya sastra dari banyak penyair.

Target literasi keempat
Menulis puisi. Satu minggu minimal dua puisi dengan tema sesuka hati. Bisa dikatakan ini adalah bentuk tindak lanjut dari target literasi keempat.

Oh iya, berhubung pemirsa blog saya udah 17000 lebih dan menurut saya itu banyak banget karena blog ini sebenarnya jarang saya buka dan jarang saya update juga. Sempet kepikir pengen kasih give away buat pemirsa blog saya. Tapi saya coba pikir-pikir dulu deh nanti dikompetisikannya seperti apa. Hadiahnya tentu menarik bangetlah sebab barang-barangnya sudah ada sebenarnya dan masih baru. Ada make up, ada aksesoris, ada skin care, ada buku juga, ada kerajinan, banyaklah. Saya coba pikirkan dulu. Mudah-mudahan besok lusa ada keputusan.

See you :D

Catatan Harian 29 Juni 2014



Cukup banyak hal yang bikin saya mumet akhir-akhir ini sebenernya. Tapi ya itu harus dihadapi dengan baik. Mengeluh itu wajar, yang penting nggak keterusan. Maksudnya harus ada tindak lanjutnya gitu. Bentuk tindak lanjutnya setelah keluar unek-unek ya jangan ngeluh misalnya yang paling sederhana. Syukur-syukur kalo bisa mengubah pola pikir dan sikap supaya bisa menjalani hidup dengan semangat lagi.

Disini saya ingin cerita tentang hal yang cukup membikin hati saya nggak enak. Ini bukan pertama kalinya juga. Udah bosen juga ngalemin kayak gini terus. Kapan coba bisa berhenti terjadi seperti ini? Saya juga gak tau. Saya sadar bahwa hal ini nggak bakal baik kalau keterusan. Hubungan pertemanan bisa terancam. Silaturahmi bisa jadi kaku. Kan nggak enak ya?

Berawal dari kegiatan rutin mingguan : Kumpul di Basecamp

Biasanya juga emang ke basecamp tiap hari minggu. Sekitar jam 11an lah saya berangkat, dijemput sama pacar saya, Jun. Pas tadi lagi siap-siap dan pake kerudung, saya merasa cukup bosan juga dengan style berkerudung saya yangt standar dan gitu-gitu aja. Kayak setelan kuliah cuma nggak pake topi ciputnya gitu.

"Asa bosen eung ditiung teh kieu wae (Berasa bosen deh pake kerudungnya gini-gini aja)", kata saya. Lalu saya beranjak ke kamar dan menggunakan style ala hijaber yang biasa saya lihat kalau saya main ke mall. Setelah siap-siap, berangkatlah kita (saya dan pacar saya) ke basecamp. Sesampainya disana, belum ada siapa-siapa. Akhirnya saya main game di laptopnya Jun. Lama kelamaan datanglah satu persatu teman-teman dari komunitas saya. Salah satunya X. Ya sebut saja X.

Awalnya dia biasa-biasa saja nyapa saya. Saya juga menanggapi seperti biasanya. Sempat ngobrol dikit dan terpisahlah. Saya di dekat pintu dan dia di dalam ruangan. TIba-tiba saja ketika saya coba mengobrol lagi dengan X, entah kenapa tiba-tiba saja sikap X berubah.

Lah kenapa? Salah saya apa?

Ya sudah ceritanya saya cuekin saja. Nanti juga kalau dia pengen ngobrol, pasti nanya gitu. Begitu saya pikir.

Saya pun mulai bosan bermain game di laptopnya Jun. Berhubung ada koneksi internet, saya buka facebook di laptop Jun dan TRET di timeline ada foto X menggunakan hijab dengan warna yang sama persis dengan kerudung yang saya pakai meskipun dengan style kerudung hijab yang berbeda (PS. X ini biasanya nggak pakai kerudung).

Oh... saya mulai ngeh dan mulai ingat apa yang pernah dia ceritakan.

Dia pernah cerita. Dia nggak terlalu suka sama Y. Selain beberapa alasan yang dia paparkan, salah satunya karena style rambut Y menurut X itu mengikuti style rambut X di minggu lalu dan dia nggak suka.

Mungkinkah karena alasan itu juga.... dia berubah sikap jadi tidak mengenakkan seperti itu? Gara-gara kerudung yang saya pakai?
Masya Allah...

Haduh, hari pertama puasa mengalami hal seperti ini. Rasanya gimana gitu ya. Saya nggak ambil pusing. Akhirnya saya putuskan untuk pulang saja. Saya udah coba tanya ke X kenapa, coba ngobrol dengan X masih juga seperti itu. Kesel juga ya tapi sabarin aja daripada puasanya batal?

Sesampainya di rumah saya merenung atas kejadian itu.

"Lain kali kalau ada orang lain yang style nya sama, jangan digituin. Harus bersyukur malah karena style kita jadi inspirasi buat orang lain"

Begitulah yang saya pikir. Kejadian ini bukan pertama kali dan bukan kepada saya saja. Memang harus ada yang mengingatkan supaya dia nggak bersikap seperti itu. Tapi saya sadar, bukan saya orangnya dan saya yakin ada orang lain yang bisa lebih baik mengingatkan dia, seseorang yang kata-katanya bisa dia dengar dengan baik. Tentu saja berdasarkan pengalaman berkali-kali juga, bukan perkiraan semata.

Monday, 19 May 2014

Ima Ai wo Katarou...(Sekarang, Mari Kita Berbicara Tentang Cinta)

Well well well

Postingan saya kali ini agak berbeda dari sebelumnya
Di postingan ini saya akan ceritakan sesuatu yang sangat pribadiii >,<

My love life

Malu juga sih sebenernya
Tapi lumayan termotivasi setelah baca postingan Teh Dita yang ini
Ada sedikit keberanianlah buat menceritakan sesuatu yang nggak banyak orang tau
Dan biasanya memang postingan tentang Love Life itu kebanyakan menarik
Mudah-mudahan punya saya juga termasuk. Hehehe XD
Tulisan di blog ini adalah repost dari catatan saya di facebook
Bisa cekidot kesini buat liat postingan aslinya
Nggak ada yang saya ubah kok selain opening ini

Saya ingat, waktu saya menulis catatan itu lagi bener-bener full in love
Yah, namanya juga baru jadian
Feelingnya pasti ada sedikit beda lah dibandingkan sekarang yang udah hampir dua tahun dan sama-sama punya kesibukan
Melewati banyak hal dan salah satu yang paling nyebelin adalah bertengkar

Yep, anybody get so tired after a fight, so do us
*Please, kalimat di atas jangan dikasih makna ambigu, buat yang ngerti*

Tapi ada hikmahnya juga
Terutama setelah denger wejangan dari Mas Afin
Sahabat terbaik yang pernah saya keceng *dan kadang saya suka masuk angin kalo inget itu /WOY *
Dia bilang gini

Gue, kalo ke orang yang udah jadian lama yang selain elo, pasti nanya "Udah berapa kali lo pada bertengkar?"
Kalo yang nggak ngerti, pasti nyangka gue ini mendoakan mereka segera putus
Iya kalo negative thinking gitu
Tapi kalo gua bilang ke lu, gua yakin lu ngerti apa yang gua maksud

Dan ya, aku ngerti itu. Banget.

Jadi gini. Lu sama cowok lu sama-sama dalam keadaan nggak bisa menyampaikan apa yang sebenernya pengen kalian sampaikan. Terus kependem dan kecampur amarah jadilah bertengkar.Jadi sebenernya bertengkar juga salah satu cara komunikasi meski termasuk cara yang nggak baik.
Paling nggak baik malah.
Lu tau sendiri kan kalo cara terbaik komunikasi ya ngomong baik-baik dan dengerin baik-baik.

Wejangan Mas Afin berhasil memutarbalikkan apa yang saya pikirkan tentang ingin-putus-gamau-putus-pengen-putus-tapi-masih-ragu-dan-takut-sakit-hati-akhirnya-bingung-sendiri
Dari situlah makin kuat keinginan saya untuk bertahan menjalankan hubungan ini

Hidup dan dunia lu tuh kayak shoujou manga (Contoh : Tokyo Mew Mew). Cewek polos yang berharap suatu hari dapet pangeran tampan atau cowok romantis. 
Oke, tampan itu relatif karena lu pernah berfikir gua tampan *GA GITU JUGA MAS* 
Tapi gua tau, dia bener-bener bikin lu jatuh cinta kayak gini, itu berarti lu berdua gak main-main sama hubungan yang kalian jalanin. 
Dan gua yakin kalo misalnya lu berdua kepisah, putus kek, apa kek, pokoknya kepisah dari hubungan ini, lu bakal mati rasa.
Bukannya gua nyumpahin, tapi gua tau lu tipe orang yang sering gagal move on dan susah move on.
Ngerti?

Oke, postingan ini bukanlah postingan tentang wejangan Mas Afin, tapi My Love Life

Wejangan dari Mas Afin ini hanyalah gambaran bahwa sahabat saya yang satu ini adalah pemirsa, pengamat, dan pendengar paling baik kalo saya udah mentok ke siapa harus cerita selain melalui tulisan soalnya sekarang ini saya jadi tipe orang-yang-nggak-berani-cerita-ke-siapa-siapa-tentang-masalah-dalam-love-life. Dari wejangan di atas pula bisa jadi gambaran bagaimana hubungan saya dan Mas Jun berjalan dalam hampir dua tahun terakhir.

Ini dia catatan Love Life yang menjadi topik utama dalam postingan ini!

Check it out!

***

Aku bingung mau kasih judul apa buat tulisan ini
Tapi nggak tahu kenapa juga aku pengen banget nulis ini
Karena aku lagi denger lagunya arashi yang ima ai wo katarou, yaudah, itu aja judulnya. lagian sesuai.

***

Berawal dari cosplay dan rasa kesepian karena yang benar-benar konsisten suka musik jepang Cuma aku sama Afin. Udah kena gosip gembar-gembor sana-sini. Yah emang waktu itu ada perasaan juga sama dia sih. Terlepas dari apa gara-gara suka musik jepang atau enggak, nggak tahu kenapalah jadi suka sama tuh anak. Padahal awalnya Cuma kagum doang gara-gara matematikanya mantep mampus meskipun biologinya jeblok mampus. *sadis*

Pas lagi rapat proyeksi, aku kekeh dengan halus pengen ngangkat yang ada budaya jepangnya. Nggak pol ngebahas musik juga nggak apa-apa yang penting budaya jepang. Muak aku liat korea sana-sini. Akhirnya dikabulkan dan di minggu itu diangkat tema anime.

Belia. Orang yang aku hubungi pertama kali buat diajak jadi model. Dia langsung setuju dan mau ngajak temennya juga yang suka cosplay.

Dari situ kita ketemu.
Pemotretan hari jumat itu, meskipun dengan capek dan lari-lari dari sejak di kelas gara-gara kelas pengayaan telat bubar dan angkot pada ngetem, aku nggak mau ketinggalan buat andil dalam tema yang aku usulkan. Aku liat Belia begitu nyampe di kantor, di deket wc tepatnya lagi dandan. Lagi bareng sama tiga cowok.

Salah satunya kamu.
Yang lagi bedakin tangan biar pucet dan pas liat mukamu emang beneran pucet.
Aku Cuma diem dan mikir. Total banget ya orang-orang ni?
Dengan capek dan gujil keringetan abis dari sekolah, yah, dengan begitu aku ketemu kalian, ketemu kamu.
Singkat cerita pemotretan berlangsung, lancar dan sesuai harapan. Hingga setelah selesai pemotretan aku kebagian tugas wawancara kalian semua. Inget banget ketika ditanya modal berapa buat cosplay, jawaban kamu paling irit secara ekonomi dengan bilang Cuma modal ngubek isi lemari dan dapet kaos polos plus celana jeans soalnya wignya ada yang kasih.

Nggak modal banget sih? Dandan paling tebel tapi Cuma modal gitu doang? Oh yeah?!
Pas pulang dan nganter kalian ke parkiran, aku mintain nomor kontak kalian satu-satu termasuk nama jepang kalian. Dan kamu yang paling semangat jelasin makna nama jepangmu itu. Nekozawa Junichi.

Keren juga nih anak pemikirannya. Yah, setidaknya nggak ngasal bikin namalah~
Satu hal positif menurut aku.

***

Ke toko malem-malem gara-gara disuruh ngekonsep matsuri sama kantor bari teu jadi.

Gujil lagi, pake seragam hari jumat yang warna putih-putih *seragam favoritku karena ukurannya paling pas di badan diantara semua seragam SMA yang aku pake*. Akhirnya aku liat wujud kamu tanpa cosu.

Ih, orang aneh? Masih musim pake kupluk? Ah, sudahlah, emang gitu kali.
Intinya ngobrol panjang lebarlah disitu. Pas mau pulang, sebenernya duitku ilang, mana udah jam 9 malem pula. Sudahlah, aku pulang jalan kaki saja. Lagian nggak terlalu jauh dari rumah. Padahal sempet minta anter pulang ke kamu tapi kamunya ogah. Yaudah.
Eeh, lagi enak-enaknya jalan kaki sambil denger lagu pake headset ada motor berhenti depanku, taunya kamu.
Udah malem dan mulai gerimis. Akhirnya kamu nawarin tumpangan. Yaudah, lagian gerimis.

SCANDAL – Burn
Lagu yang waktu itu aku putar sepanjang perjalanan pulang, Cuma satu lagu itu doang.

***

Beuh, sekolahku penuh sama siswa SMA yang ikut Try Out ITB. Lumayan sih biar tau soal-soalnya kayak gimana dan kali aja ketemu sama temen lama kan jadi ngumpul lagi.

Pusing
Beuh, itu soal minta dibakar kali yah bukannya dikerjain. Akhirnya pake jurus ala babeh agus. Tutup soal dan isi ljk sesuka hati. Alhasil, dalam waktu satu jam aku udah beres ngerjain soal-soal yang minta dibakar itu. Lebih tepatnya ngisi ljk tanpa liat soal.

Beres.
Keluar kelas dan keliling-keliling stan fakultas. Ada yang nepuk dari belakang *nepuk bukan sih? Pokoknya nyahutin*

Kamu
Yang aku lupa namanya, yang aku lupa itu teh siapa, yang aku lupa nih orang kok berani-beraninya. Terus kamu nunjuk-nunjukkin telunjuk kamu ke hidung sambil bilang Jun.

Jun? Yang mana yah?
Cosplay. Yah, kata kunci itu. Aku inget. Oh, Juniar!

Baka !!!

Dianya inget, akunya enggak. Tapi yaudahlah. Akhirnya ke stan SAPPK bareng. Kamu nanya-nanya arsitektur, aku nanya-nanya kabar teh rita yang bagian jaga stan itu. Mulai deh usilnya sama-sama keluar.

Ikan julung-julung
Julukan yang kamu kasih ke aku waktu itu dan aku manggil kamu konstruksi bangunan. Dan disitu penyakit AMQ aku keluar.

Narik-narik jaket orang lain.
Dan itu adalah jaket punyamu, yang restletingnya double. Udah kebiasaan di sekolah doyan banget narik-narik jaket orang. Entah kelainan atau apalah, nggak ke cewek nggak ke cowok. Tapi Cuma pas lagi di AMQ aja. Beberapa saat kemudian tanpa sadar kepisah dua-duanya.

***

Risris sakit, abis operasi. Nggak tahu gimana jadi mau jenguk risris bareng. Emang aku kangen sama risris juga sih. Janjian di fb kamu nyamper abis magrib dan mau nunggu di depan gang. Tau-taunya malah ada di rumah pas aku keluar kamar.

Nih orang berani bener? Baru juga kesini udah ...... *speechless*
Yasudahlah, yang pasti jadi malem itu jenguk risris. Selama jenguk risris, keliatan deh aslinya nih orang kayak gimana. Unik. Itu yang ada di pikiran aku waktu itu.
Jenguk risris yang kedua kalinya pas ada ichot dan ada kamu juga di situ. Nggak tahu kenapa ada perasaan aneh disitu. Aneh banget tapi nggak tahu apa. Ada perasaan nggak rela tapi nggak tahu gara-gara apa.
Pas mau pulang, agak terjadi sedikit percekcokan. Risris yang kekeh biar aku dianter sama kamu buat pulang dan kamu yang pengen buru-buru pulang.

Siapa aku? Ngapain coba aku ke situ? Kenapa aku ngerasa sakit hati? Apa yang bikin aku sakit hati? Apa yang bikin aku nggak tenang? Dan yang pasti...Apa yang bikin aku pengen nangis malam itu?
Aku nggak tahu. Keputusannya aku pulang sendiri, karena emang ya itu, siapa aku gitu, toh itu urusan kalian. Katanya risris pengen dijenguk lagi. Oke aku turutin karena katanya ada yang mau diomongin.
Akhirnya aku pamit pulang disitu. Pas pulang nggak tahu kenapa bener-bener pengen nangis. Aku lari sepanjang jalan. Tadinya mau naik angkot nggak jadi. Emosi aku keluar. Aku lari nyampe rumah, selama lari aku tahan biar nggak nangis. Begitu nyampe depan rumah, diem, baru nangis. Orang rumah pada heran tapi aku langsung masuk kamar dan tidur.

Besok paginya aku langsung ke rs, ke risris sambil kasih risol. Dan kamu tahu apa yang risris bilang waktu itu?

Mi, kamu sama jun cocok. Aku setuju banget kalo kalian jadian, pacaran terus sampe nikah dan punya anak. Punya kehidupan sampe kakek nenek. Sampe maut yang memisahkan kalian!
Nah lho?! Aku heran, bengong, bingung. Apaan nih maksudnya?

Percaya deh sama aku. Suatu hari nanti Jun bakal bener-bener sayang sama kamu! Jauh dibanding waktu dia sayang sama ichot.
Makin nggak ngerti waktu itu sama omongannya risris.

***

Entah karena feeling risris yang kuat atau emang takdir tapi keinginan itu ada sekarang! Dalam diri aku dan aku harap selalu dalam diri kamu juga!


Alay?
Yeah i admit it. LOL. But YOLO...You Only Live Once
So just enjoy it
See you on next post!

Sunday, 2 February 2014

Curhat Libur dan Ultah Chinguk :D

Libur kuliah 2 minggu
*tuk tuk tuk*

Bingung deh sebenernya harus seneng atau sedih. Seneng? Ya jelas akhirnya bisa terbebas dari aktivitas kuliah apalagi setelah UAS Seminar Media Pembelajaran yang sangat menguras waktu, tenaga dan uang. Sedih karena kita liburnya cuma 2 minggu broh. 2 MINGGU !!! Yang lain dapet 1 bulan. WOY 1 BULAN. Hadeuh, sobat saya aja si Apinos Domestos Nomos semacam panggilan sayang buat alias Afin Muhammad Nurtsani *Sengene saya ganti nama orang -_-* yang jauh-jauh kuliah di Undip Semarang sana dapat liburnya sebulan lebih, libur sejak pertengahan Januari dan masuk lagi pertengahan Maret. Mas Kupluk juga yang kuliah di Unsil dapet liburnya 1 bulan sepanjang bulan februari. Ya ikhlasin aja, Tuhan ingin saya dan teman-teman kampus saya lebih rajin menuntut ilmu kali ya? Ambil positifnya aja meski teuteup aja cemburu sama teman-teman yang dapet libur 1 bulan.

Nah lalu saya ngapain selama libur?

Bangun tidur, laksanakan tugas kenegaraan di rumah *kerjaan cewek-cewek di pagi hari*, Online, Main Flowershop, tidur, sholat, makan, mandi. Udah gitu doang. Nggak jalan-jalan, nggak pergi kemana gitu. Paling ke Basecamp sama si Mas Kupluk terus bantuin dia ngerjain proyek cosplay dengan potong memotong busa ati dan pasangin satu-satu pake lem korea. Itu juga nggak tiap hari sih, sekali-kali aja. Kadang main ke rumah si Apin terus main PS sepuasnya, nonton anime, main piano, karoke bareng, dance, gitu doang. Pokoknya serasa flat banget meskipun sekali-sekali ada aktivitas seru-seruan sama temen dan yang lain.

Tapi pemirsah...

Tepat di hari terakhir bulan Januari lalu saya dan teman-teman CLUBASEP212 main rame-rame ke Ciawi Kabupaten Tasikmalaya buat berkunjung ke rumah salah satu member yaitu Ulfah yang biasa kita panggil Upeh. Selain berkunjung, kita juga berantakin rumah dan dapurnya sekalian berisik dengan jeritan-jeritan kabur dari bercandaan. Parah? Emang sih nyaris nggak tau malu malah ngelakuin hal kayak gitu di rumah orang. Untungnya di rumah Upeh emang lagi nggak ada siapa-siapa jadi kita cukup bebas buat eksplorasi rumah tersebut. Meskipun di akhir petualangan, akhirnya ada mamahnya Upeh dan adik-adiknya Upeh. Eh lupa, selama gila (?) disana ada adik Upeh yang cowok, tapi dia di kamar terus.

Dan kebetulan di bulan Januari ini ada salah satu temen kita yang ulang tahun. Ulang tahunnya sih udah kelewat tapi berhubung baru bisa ngumpulnya di hari itu, jadi ya sekalian aja. Kalau Abah Clubasep212 bilang sih "Yang penting esensinya. Waktu mah bukan masalah" Jadi biarpun telat yang penting esensinya :D

Akhirnya berangkatlah saya bersama Melinda alias Chinguk, Ratna alias Burat, Ahmad alias Abah, dan Asep alias Paketu ke Ciawi. Abah sama Asep berangkat naik motor sedangkan the Ladies berangkat naik bis primajasa dengan ongkos empat ribu rupiah saja :D

Begitu tiba di rumahnya Upeh, kita sepakati masak nasi liwet. Oke. Dan selama proses memasak itu *lebih tepatnya goreng kerupuk, tahu, dan tempe buat saya mah* saya merasa curiga. Sebelumnya emang nggak heboh mau sekalian rayakan ultah Chinguk jadi saya cuek-cuek aja masak. Tapi lama-lama curiga juga, curiga Upeh sama Burat lagi nyiapin surprise soalnya dikit-dikit pergi, dikit-dikit ngilang, saya ditinggalin berdua sama si Chinguk. Eh taunya bener, pas siang terjadi perang badar pemirsah, eh, perang krim kue maksudnya. Ngerayainnya ya klasik lah, ada kue, tiup lilin, potong kue, dan yang terakhir ya colek-colek krim kue sampe kerudung saya belepotan sama krim. Saya lagi pake kerudung warna biru dongker otomatis keliatan banget kontras kena krim kue yang warna putih. Yang cowok-cowok pada kena krim kue juga, apalagi Asep krimnya sampe nempel di rambut. Hahaha.

Ada kejadian gokil ketika disana, terutama menimpa yang ultah dan sukses bikin kita semua tertawa murka. Hahahaha.

1. Waktunya sholat dzuhur, semuanya langsung pada ngantri wudhu buat sholat. Yang cewek-cewek kecuali saya yang lagi halangan. kan yang cowok-cowok pada jumatan. Nah, yang sholat duluan yang ulang tahun. Dia lupa arah kiblatnya kemana dan lempeng aja sholat. Ketahuan sama yang punya rumah alias Upeh, kontan aja langsung pada ngakak begitu tau arah kiblat Chinguk pas sholat ternyata salah. Akhirnya Chinguk sholat dzuhur lagi. Genaplah sudah sholat dzuhur Chinguk jadi 8 rakaat, kan harusnya 4. xD

2. Waktunya sholat ashar. Dari dapur sebenarnya udah kedengeran adzan ashar dari masjid yang jauh, akhirnya semua yang pada sholat wudhu deh. Saya, Abah, dan Asep lagi anteng nonton tipi pas Chinguk lagi sholat. Dan tiba-tiba terdengar suara adzan dari masjid depan rumah Upeh. Seketika yang lagi nonton tipi keingetan yang lagi sholat, pas diliat, ternyata Chinguk yang lagi sholat dan udah dapet 3 rakaat langsung dibatalin gara-gara denger adzan. Padahal nggak apa-apa diterusin sampe tamat sholanya juga soalnya udah denger adzan dari masjid yang jauh. Cuma dasar emang polos si Chinguk, sholatnya dibatalin dengan muka super merah,"Atuh ih, udah dapet 3 rakaat kenapa baru adzan?" Matanya juga berkaca-kaca kayak mau nangis. Dan yang kita lakukan? TERTAWA MURKA TERBAHAK-BAHAK PERMIRSAH. Sadis emang kita semua, polos luar biadab. Hahahaha. Akhirnya dia sholat ashar lagi. Ganjillah dia sholat ashar jadi 7 rakaat, kan harusnya 4. Jadi dalam dua waktu shalat, Chinguk dapat 15 rakaat. Huwahahahahaha.

3. Pas pulang lagi di bis. Kita bertiga the ladies nggak kebagian tempat duduk. Jadi berdiri. Eh si Chinguk duduk deket kondektur. Terus Burat ngajakin saya buat cari tempat duduk di belakang. Begitu dapet tempat duduk, baru inget ada yang ketinggalan di depan. Chinguk! Dia masih di depan. Setelah nunggu beberapa saat ada kursi buat Chinguk, eh taunya malah didudukin sama bapak-bapak. Akhirnya pasrah deh kita terpisah. Terus pas saya sama Burat siap-siap mau turun dari bis, Chinguk ngesms "Akhirnya dapat tempat duduk juga" Langsunglah saya sama Burat menahan ngakak di bis. Orang udah mau turun dia baru dapat tempat duduk. Singkat cerita kita turun dari bis dan menuju angkot yang membawa kita menuju tempat tujuan. Di angkot ngakak lah kita bertiga dengan tidak tahu malu di depan banyak penumpang ceritain kejadian gokil berentet yang menimpa Chinguk.

Ternyata Tuhan punya kado dan rencana paling indah buat Chinguk. We love you Chinguk :*

Dan libur telah habis. Besok harus kuliah lagi. Fufufufu

Tuesday, 5 November 2013

Review : Eyeshadow Cream dari Viva *First review >,<*

Selamat pagi, siang, malam, sore, tidur (?)

Aduh bingung ini kata-kata pembukaannya mesti gimana. Intinya selamat datang di tulisan saya yang satu ini. Tulisan ini merupakan tulisan pertama saya yang mereview make-up alias alat perang saya yang secara khusus saya pakai buat cosplay alias costume play (yang nggak tau, cari aja di google xD) soalnya kalo sehari-hari saya tuh jaraaaaannnggg banget pake make up. Awalnya tentu suka baca-baca blog dari para suhu dalam dunia beauty. Yang biasanya saya baca itu kebanyakan dari blognya Teteh Sekararum dan Teteh Anten. Di postingan ini saya akan cerita (atau curhat mungkin?) tentang eyeshadow yang kemarin saya beli dengan modal uang mepet tapi hasrat (?) untuk costest (istilah untuk make up cosplay sebagai percobaan) yang super menggebu-gebu. Hanya bermodal uang 10.000 rupiah. Sedih banget T_T

Temen saya sesama cosplayer dan sesama tukang costest yang namanya Yuki Kime mengenalkan saya sama eyeshadow yang satu ini. Dia bilang eyeshadow dari viva yang cream tuh bagus. Bagus dari segi kualitas dan juga segi harga. Terus penasaran, coba searching-searching review dari eyeshadow ini. Sepertinya semua yang mengulas produk ini sepakat, setuju, dan satu suara bahwa eyeshadow cream dari viva itu murah meriah tapi nggak murahan sehingga banyak yang pengen beli lagi.

Akhirnya kemarin dengan nekad saya beli. Tadinya saya cuma mau beli satu aja soalnya pas dulu ke toko di daerah Cihideung nanyain harga, ternyata harganya 5700 rupiah. Udah niat dari rumah mau beli satu yang warna hitam. Akhirnya meluncurlah saya ke toko terdekat yang di daerah Gunung Sabeulah. Sayang sekali disana nggak ada yang warna hitam. Terus inget sama salah satu toko di daerah RE Martadinata, kalo nggak salah nama tokonya Kilat 9. Meluncur lagi sama Mas Kupluk ke sana. Dan apa yang terjadi? Perjuangan saya jauh-jauh ke toko itu membuahkan hasil pemirsaaahhhhh >,<

Begitu tanya ke penjaga tokonya, dia langsung jawab "Ada de." Bahagiaaaa. Pas nanyain harga, ternyata cuma 5000 rupiah. Wah langsung sumringah. Ternyata saya bisa beli dua warna eyeshadow. Penjaga tokonya nawarin yang warna hijau, tapi kata mas kupluk mending warna ungu aja biar bisa dipake cosplay vampire. Bener juga kata si Mas. Oke, saya beli warna hitam dan warna ungu.

Pada dasarnya saya suka tampilannya. Cantik gitu dan nggak lebay. Nggak banyak ornamen yang bikin kemasannya keliatan gonjreng. So simply! Tempatnya terbuat dari plastik gitu.
Ini dia penampakannya. (klik untuk perbesar)


Hitam 

Bahan si hitam

Ungu


Bahan si ungu


Cara mengaplikasikannya itu pas awal saya bingung. Bengong. Ini gimana pakenya coba? Nggak ada kuas, nggak ada sponge kecil yang biasanya saya lihat ada di eyeshadow lainnya. Terus coba pake kuas yang ada di kit make up. Ternyata hasilnya kurang keluar warnanya. Tipis dan pucat gitu. Kalo kata basa sundanya mah peang. (baca e nya kayak baca ember). Terus coba aplikasikan pake jari manis (seperti yang banyak disebutkan di blog) dan berhasil. Dua tiga kali ulas langsung keluar warnanya, baik yang hitam maupun ungu. Jatuh cinta sama yang ungu, cantik banget warnanya menurut saya. Hasilnya matte. Pas liat di toko sih ada bling-bling nya tapi pas udah dipake ternyata nggak bling-bling sama sekali. Staying powernya cukup oke. 5 jam dipake masih awet warnanya. Membersihkannya juga nggak susah amat, pake facial wash juga bersih kalau saya. Kalau yang lain setau saya kan suka pakai make up remover. Berhubung saya belum beli, jadi pake facial wash. Hari ini beli deh. Mudah dibaurkan juga, tapi menurut saya mending pake jari tangan yang tentunya udah dicuci dulu daripada pake kuas. Kalau pake kuas malah banyak nempel di kuas, bukan di eyelid.




Maaf masih kurang rapi dalam mengaplikasikan di eyelid. Tapi semoga bisa memberikan kalian gambaran mengenai eyeshadow ini ketika dipake di eyelid.

Berbicara soal kemasan. Kalau dari tampilan saya suka. Tapi bahannya itu loh. Plastik yang mudah rapuh. Tutupnya terutama, kemaren sempet jatoh kesenggol sama adik langsung ada retakan di pinggirnya. Tapi dimaafkan mengingat harganya yang murah meriah. Tanpa kaca, tanpa kuas dan aplikator dari sponge. Dimaafkan juga. Nggak apa-apa lah, dimaafkan lagi :) Saya sempet mikir juga, sepertinya viva mementingkan kualitas isi daripada kualitas kemasannya ya? Soalnya untuk eyeshadow dengan kualitas jempolan yang dibandrol 5000 rupiah memang cukup membuat kening saya berkerut. Kok bisa gitu? Setelah beli, saya ngerti akhirnya.

Kesimpulannya :
+ Harga murah meriaahhh. Cuma 5000 rupiah. Cocok banget buat saya yang dompet mahasiswanya pas-pasan.
+ Hasil matte yang alami
+ Stay powernya asik bangeettt
+ Mudah dibersihkan
+ Kemasan imut. Gampang dibawa dan nggak menuhin tas make up.
- Kemasannya mudah rapuh.
- Tidak ada aplikator. Tapi maklum sih.

Dua eyeshadow ini saya pake costest juga kemarin dan puaaasss banget sama hasilnya. Yang pertama coba-coba anime eye look, yang kedua coba geisha look. Ini dia penampakannya.

Anime eye look
(style ini cukup banyak dipake cosplay)


Geisha look


Sebenernya saya pake bedaknya tipis-tipis. Tapi entah mengapa pas difoto malah jadi kayak gitu. Efek pake flash kali ya? :( Nanti saya coba lagi kalau lagi siang hari. Sekilas cerita tentang look ini, kan saya niatnya bikin geisha look ya, terus saya post di grup komunitas saya. Ada yang bilang," Teh, saya nyangkanya ini Orochimaru loh teh." Bener juga sih, setelah saya perhatikan, memang mirip make up untuk tokoh Orochimaru di Naruto. Nih, yang ini.
Dibilang mirip banget, nggak juga. Bentuk juga nggak mirip banget. Cuma emang nuansa warna ungu sama hitamnya sama. Terus saya perhatikan lagi, kok malah jadi kayak Yuki Hime (putri roh salju, bukan putri salku) ala jepang gitu ya? Emang banyak versinya sih dalam cosplay, tapi mungkin yang saya buat ini versi saya sendiri. Akhirnya saya ngedit foto pake LINEcamera biar lebih berasa Yuki nya. 


Hahahahaha xD. Saya pribadi suka sama foto ini sampe dipake foto profil di akun Facebook.

Sekian dulu untuk postingan satu ini. Semoga bermanfaat buat pembaca semua :D

Sunday, 15 September 2013

Seputar Hakkenden, Anime yang Lagi Jadi Favorit Saya Banget !!!

     

     Judul lengkapnya Hakkenden : Touhou Hakken Ibun. Artinya, Hakkenden : Delapan Anjing Timur. Pertama kali tau anime ini dari sang pacar. Yah, kita berdua sama-sama otaku anime soalnya. Huehehehe. Saat ini saya lagi suka banget sama anime yang satu ini. Anime ini masih tayang alias masih on air  di Jepang juga. Kalau nggak salah, tayang di Jepangnya itu tiap hari. Saya sendiri biasa download sub indo nya di Anisubsia. Update episode baru sub indo tuh tiap hari jum'at.

Oke, kita ulas !!!

     Hakkenden : Touhou Hakken Ibun. Terdiri atas dua season. Season pertama ada 13 episode. Season 2 masih On Going, terakhir yang paling baru episode 10. Cerita dibuka dengan pemandangan sebuah desa yang terbakar, dan ada seorang anak beryukata sedang sekarat dihampiri oleh seseorang yang nggak dikenal. Singkat cerita, orang misterius itu menanamkan roh Murasame di tubuh si bocah untuk menyelamatkan hidup si bocah itu. Sebagai kutukan atas tubuh yang menjadi wadah Murasame, tubuh bocah itu jadi nggak pernah tumbuh, we can say it's eternal young. 

     Dialah Inuzuka Shino. Bocah yang beryukata, ya dengan wajah secantik itu terdapat fakta menyebalkan bahwa dia adalah seorang laki-laki. Kenapa dia beryukata? Tanya kenapa? Karena di desa tempat Shino tinggal, Desa Otsuka, terdapat tradisi bahwa seorang anak laki-laki harus memakai yukata dan berpenampilan seperti perempuan sampai usia 15 atau 17 tahun ya? *koreksi plis*. 

     Lima tahun berlalu dan Shino tetaplah tubuh anak 13 tahun meski sesungguhnya ia berusia 18 tahun.  Semenjak kebakaran pemusnahan oleh orang misterius di desanya, ia tinggal dengan dua orang saudara tirinya, Inukawa Sousuke dan Hamaji. Baik Shino, Sousuke, maupun Hamaji adalah tiga orang beruntung yang bisa selamat dari kejadian 5 tahun lalu di Desa Otsuka. Inukawa Sousuke adalah sahabat Shino sejak kecil dan wadah roh anjing. Momen saat Sousuke berubah menjadi anjing terkadang merupakan hal yang menyebalkan bagi Shino karena semua anjing di sekitar akan berkumpul mengelilingi Sousuke. Roh Murasame sendiri berwujud gagak hitam *yaiyalah, emang ada gagak warna pink? :p* tapi kalau lagi bertarung atau membasmi roh jahat, berubahlah si gagak itu jadi pedang yang kuat tiada tara.

     Suatu hari, datanglah perintah dari salah satu keluarga dari empat keluarga penjaga hewan suci. Kalau nggak salah dari keluarganya Satomi ya? *yang tau, komen plis!* Satomi mengirim lima roh rubah untuk menyampaikan bahwa mereka harus ke tempat keluarga Satomi. Awalnya sih nolak mentah-mentah, nolak banget deh, nggak mau. Tapi, karena Hamaji diculik oleh lima rubah tersebut keesokan harinya, terpaksalah mereka harus ke keluarga Satomi.

     Awalnya masih belum jelas mengapa keluarga Satomi bersikeras supaya tiga orang tersebut tinggal di rumahnya. Namun lama kelamaan diketahuilah fakta bahwa keluarga Satomi ingin mengumpulkan 8 manik-manik legenda. Jadi, pada zaman dahulu kala, saat era kegelapan, bumi menjadi kacau gara-gara iblis. Lalu, Fuse-Hime, putri dalam legenda melawan mati-matian semua iblis tersebut bersama delapan pasukannya yang sangat setia. Dia sangat sedih ketika mengetahui semua pasukannya mati. Akhirnya, dia bisa mengalahkan para iblis dengan menyegel mereka dalam tubuhnya sendiri, kemudian bunuh diri. Sebelum bunuh diri dia mengatakan bila reinkarnasi dari ke delapan pasukannya bersatu, maka ia akan datang dan mengabulkan permohonan orang yang mengumpulkannya. Nah, delapan pasukan dengan sifat kesatriaannya reinkarnasi menjadi manik-manik yang dibawa oleh orang tertentu saat lahir. Dalam manik-manik tersebut, tertulis satu sifat kesatriaan dari 8 pasukan Fuse-Hime seperti ketaatan, tanggung jawab, kehormatan, kewajiban, dan lain-lain. Ternyata, Sousuke dan Shino masing-masing memiliki satu manik-manik dari delapan yang ada. Akhirnya, mereka pun bersepakat untuk mengumpulkan ke delapan manik-manik tersebut.

     Banyak petualangan yang dialami Shino dan Sousuke dalam mencari manik-manik tersebut. Hamaji sendiri tidak tahu menahu tentang manik-manik karena memang nggak diberi tahu :P LOL. Dia disekolahkan dan tinggal di asrama. Hanya sesekali saja dia berada di rumah keluarga Satomi. Anime ini menurut saya bobot ceritanya lumayan berat, yah meskipun nggak terlalu berat juga sih. Soalnya setiap masalah yang dihadapi dalam petualangan Shino dan Sousuke itu kompleks.

      Nah, buat kalian yang penasaran, tonton saja anime ini. Buat yang suka genre demons, shoujo, fantasy,   *seperti saya :wink: *Hakkenden : Touhou Hakken Ibun sangat direkomendasikan.